Category Archives: renungan

Sebuah kontemplasi tentang citra diri

Hari ini mendung menyelimuti Jogjakarta dengan begitu sempurnanya. Mendung yang kian menghitam ini seakan enggan berarak. Entah karena doa makhluk-makhluk yang mengharap hujan turun begitu lebatnya untuk melepas dahaga karena panas mentari yang membakar sukma, atau karena alam yang murka … Continue reading

Posted in renungan | Leave a comment

Terimakasih Pengamen Berkursi Roda

Langit Jogja begitu kelam pagi ini, angkasa berselimut mendung yang begitu kelabu. Sebuah motor shogun menderu membelah belantara Jogja dengan sisa tenaga yang ia punyai. Silvi, itulah julukan bagi si shogun butut yang aku miliki. Jam menunjukkan pukul 7.30 pagi … Continue reading

Posted in renungan | Leave a comment

Cemburu itu adalah

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia cemburu adalah merasa tidak atau kurang senang melihat orang lain beruntung. Suatu bentuk iri hati lebih tepatnya. Cemburu sangat erat pertaliannya dengan urusan hati. Dan karena sudah menyangkut urusan hati, maka ia pun menjadi sesuatu … Continue reading

Posted in renungan | Tagged , , | Leave a comment

Kebebasan Dalam Memilih Agama

Undang-undang dasar 1945 pasal 28 E ayat 1 berbunyi “ Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya , memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali”. Setiap … Continue reading

Posted in renungan | Tagged , , , , | Leave a comment

Keserakahan manusia menunda atau bahkan membatalkan terkabulnya doa

Doa adalah suatu wujud permohonan,harapan,permintaan,ataupun pujian kepada Tuhan. Terlepas dari agama apapun yang di anutnya, setiap manusia beragama pastilah pernah memanjatkan doa kepada Tuhan. Lantas pertanyaannya adalah kenapa seseorang harus berdoa? atau apa keuntungan dari berdoa? Well, jika menilik pada … Continue reading

Posted in renungan | Tagged , , | Leave a comment

Bukan Puisi Kehidupan 2015

Ini bukanlah puisi kehidupan. Ini hanyalah sederet kata yang menggambarkan kehidupan. Tanpa tendensi untuk menghinakan salah satu dari unsur kehidupan. Hanya sebuah sketsa abstrak kehidupan sebagai sarana abstraksi arti kehidupan. Ini bukanlah puisi dari pujangga besar kehidupan. Hanya kata-kata dari … Continue reading

Posted in renungan | Tagged , , , | Leave a comment

Surat Terbuka Untuk Tuhan

Surat terbuka untuk Tuhan. Ini adalah surat terbuka yang aku tujukan kepada Tuhanku. Sebuah surat tanpa sampul yang aku layangkan khusus kepada Tuhanku. Bukan sebuah somasi, hanya pengharapan dan pengakuan dari seorang hamba yang hina kepada Tuhan yang Maha atas … Continue reading

Posted in renungan | 2 Comments