Curhat, Fenomena Hipnosis, Dan Kebencian Pada Seseorang

Dalam kehidupan sehari-hari pastilah kita sering mengalami permasalahan-permasalahan dalam hidup kita. Frustasi,konflik,tekanan dan krisis dalam perjalanan kehidupan seseorang itu seakan menjadi beban yang terlalu berat untuk di tahan. Mereka yang tidak mampu bertahan dari beratnya tekanan permasalahan, maka curhat lah menjadi salah satu alternatif solusi untuk setidaknya mengurangi beban pikiran.

hipnosis

Apa itu hipnosis ? hipnosis berasal dari bahasa yunani yaitu hipnos yang berarti “tidur”. Dalam makna yang lebih dalam, hipnosis di di sebut sebagai “neuro hipnosis” yang berarti “tidur dari sistem saraf”. Hipnosis adalah murni ilmu pengembangan pikiran, suatu teknik sugesti, dan tidak ada hubungannya dengan unsur gaib maupun klenik. Karena sebenarnya kita sendiri entah sadar ataupun tidak mengalami ratusan kali kondisi hipnosis setiap harinya. Contoh sederhananya, saat seseorang ibu yang menggendong dan mengayun-ayunkan anaknya secara perlahan dan membuat anaknya tertidur. Sebenarnya si ibu sedang mengkondisikan anaknya untuk berada dalam kondisi hipnosis. Ini seperti teknik induksi “handshake” dalam hipnosis di mana si ibu sedang mengupayakan si anak berada dalam kondisi relaksasi sistem saraf di anggota tubuh anaknya tersebut.

Mungkin saat ini akan muncul sebuah pertanyaan dalam benak kita tentang apa hubungannya antara curhat,hipnosis,dan kebencian pada seseorang ? Well, karena ketika seseorang curhat itu sebenarnya terdapat begitu banyak proses “sugesti” baik dari yang melacur(“melakukan curhat”) atau dari sisi si pelacur(“pelampiasan curhat”)nya sendiri. Kenapa bisa menimbulkan kebencian pada seseorang? Jika anda pernah membaca artikel saya yang berjudul “Tanya pada yang ahli, bukan yang engkau anggap bisa” disini. Mungkin saat ini ada suatu titik terang di kepala anda. Ada suatu “Bohlam lampu imajiner” yang mendadak menyala di atas kepala anda.

Sebenarnya seperti ini, ketika seseorang melakukan curhat, maka pasti ada suatu kondisi/seseorang yang harus “di persalahkan” selama sesi curhat itu bukan ? (silakan baca artikel saya tentang curhat disini) Nah, yang jadi masalah adalah ketika(entah yang melacur ataupun si pelacur) itu hanya bisa “blaming” atau mempersalahkan seseorang atas masalah yang di hadapi tanpa mampu memberikan reframing(dalam dunia hipnoterapi, reframing berarti menyaring persepsi klien dengan permasalahannya dan membingkainya dengan hikmah dan kebijaksanaan untuk membebaskan klien dari jebakan-jebakan pikiran yang sempit) ataupun paris windowing(mengarahkan si klien untuk tidak memandang permasalahan secara personal). Sehingga, ketika dalam curhat itu terdapat “percikan-percikan emosi kebencian”, maka tanpa sadar sebenarnya sedang terjadi proses penanaman sugesti ke dalam pikiran bawah sadar(baik pelacur atau yang melacur) untuk merasakan kebencian yang sama seperti apa yang di ungkapkan selama curhat.

Seperti yang telah saya ungkapkan sebelumnya di artikel saya disini, bahwa sudah seharusnya kita berhati-hati dalam melakukan curhat. Carilah seseorang yang benar-benar mendedikasikan kehidupannya untuk hal semacam itu, bukan pada seseorang yang mengahlikan diri.. Carilah seseorang yang mampu menjaga kerahasiaan cerita anda. Cari seseorang yang setidaknya bisa menyaring persepsi anda tentang permasalahan anda dan kemudian membingkainya dengan hikmah dan kebijaksanaan. Cari seseorang yang mampu menuntun anda untuk memandang permasalahan dari sudut pandang yang berbeda, bukan melihat sesuatu secara personal.

Karena seseorang yang hanya bisa “blaming” tanpa reframing dalam suatu proses “curhat” hanya akan mengobarkan percikan-percikan kebencian pada seseorang atau sesuatu itu menjadi semakin menghebat, bahkan tanpa ia mampu untuk memadamkan api kebencian yang ia kobarkan sendiri. Karena dalam proses curhat terdapat begitu banyak kemungkinan terjadinya sugesti.

Jadi, kini tanyakan pada diri anda. Pernahkah anda “curhat” atau di curhati oleh seseorang tentang orang lain(tanpa anda melakukan afirmasi dan konfirmasi dengan objek pembicaraan tersebut) mendadak anda mengalami kebencian yang sama tentang seseorang yang di bicarakan tersebut ? Tidakkah anda berfikir, bahwa tidak semua hal yang anda dengar itu sesuai dengan kenyataan ? apalagi sudah ada intervensi ego disana. Maka ketika ego meraja, apapun sah di lakukan untuk memuaskannya. Termasuk memfitnah orang tersebut untuk menghebatkan anda di mata orang lain. Maka ketika anda menjadi seorang pelacur(pelampiasan curhat) maka jangan pernah anda mengkondisikan diri anda dalam perspektif yang melacur. Jadilah diri anda, jadilah yang mampu memberikan solusi dari permasalahan. Bukan yang terjebak dalam kebencian yang sama. Dan jika anda tidak suka dengan seseorang, kritiklah dan jangan memfitnah 🙂

Technorati : , ,
Del.icio.us : , ,
Zooomr : , ,
Flickr : , ,

Advertisements

About robofics

Adalah seorang yang masih terus berupaya mencari makna dari kehidupan. Penikmat sastra, seorang plegmatis. Seorang pembelajar dari universitas kehidupan.
This entry was posted in catatan lepas and tagged , , . Bookmark the permalink.

Balas komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s