kenapa monyet yang harus di persalahkan dalam cinta

Ini serius, tulisan ini beda dengan tulisan-tulisan saya sebelumnya. Kenapa seperti itu ? karena ada kata serius di awal, dan ini sudah yang kedua. Jadi intinya tulisan ini serius. Ah, sekarang bahkan ada tiga kata serius dalam paragraf ini, bahkan empat.

Cinta monyet, mungkin kita semua sudah begitu familiar dengan kata ini. Kata cinta monyet itu biasanya digunakan untuk menggambarkan cinta masa muda, cintanya anak-anak. Cinta yang sangat mudah berubah. Entah faktor apapun yang mendasari, baik dari sisi kadar cintanya, emosinya, atau apapun. Yang jelas cinta monyet itu sesuatu yang mudah berubah.

monyet

Setali tiga uang dengan apa yang saya utarakan di awal, hal ini di benarkan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bahwa cinta monyet itu cinta yang mudah untuk berubah. Pertanyaannya sederhana, kenapa harus monyet yang di persalahkan dalam urusan cinta ? Apakah karena ia turut campur dalam hal percintaan itu ? apakah dia jadi “orang ketiga” dari sebuah hubungan percintaan antara manusia ?

setelah mengalami pergumulan panjang, akhirnya saya berhipotesis sebagai berikut

  1. Dikatakan cinta monyet karena unsur ketidakseriusan, seperti monyet, ga pernah serius. hobinya gonta-ganti pasangan Open-mouthed smile
  2. Karena menurut teori Darwin, kita semua berasal dari monyet. Jadi, wajar kalo disebut cinta monyet. Kita adalah evolusi dari monyet. Jadi sah-sah saja kalau ada orang yang mau pacaran sama monyet beneran Open-mouthed smile
  3. Atau mungkin karena pacarannya sering di deket kandang monyet, dan romantisme nya dilihat dari seberapa banyak monyet yang datang saat mereka pacaran. Jadi semakin banyak monyetnya, maka semakin romantis.
  4. Karena kalo namanya cinta rusa, cinta kambing, cinta kuda. Itu artinya dia penyayang binatang, bukan cuma monyet. Apalagi kalo cinta fitri, itu artinya yang jatuh cinta adalah korban sinetron *eh
  5. Karena bentuk tubuh monyet yang kecil, sama kaya anak kecil. Jadi cinta monyet itu wajar kalo diumpamakan cintanya anak kecil
  6. Mungkin ketika seseorang mengalami cinta monyet, maka tingkah lakunya kaya monyet. Lompat kesana kesini kegirangan. Nyari buah sana sini itu identik dengan cari lawan jenis kesana dan kesini. Ga tentu arah, yang penting dapet aja.
  7. Karena hewan lain udah di rekrut untuk jadi istilah, kambing hitam, ayam kampus, tikus berdasi, buaya darat Open-mouthed smile

Dari sekian banyak hipotesis, jujur saya masih  bingung untuk menarik simpulan. Apalagi setelah membaca kamus bahwa dalam bahasa inggris “cinta monyet” ini disebut sebagai puppy love.

puppy love

padahal kita tahu kalau puppy itu jika di terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti  anak anjing. Ataukah mungkin di negara yang bahasa kenegaraannya adalah Bahasa Inggris. Mereka punya suatu keyakinan bahwa nenek moyang mereka itu adalah anjing. Sementara hal ini bertolak belakang dengan teori Darwin yang mengatakan jika manusia itu berasal dari evolusi monyet. Tapi, bukankah mbah Darwin ini juga berbahasa Inggris ? Jadi, apakah mungkin Mbah Darwin ini sebenarnya penganut sekte sesat, Ia menolak jika harus mengakui bahwa nenek moyang manusia adalah anjing, makanya dia memilih untuk membuat teori sendiri kalau nenek moyangnya adalah seekor monyet. Entah mungkin karena dalam stratifikasi hewan, monyet memiliki kasta yang lebih tinggi di bandingkan dengan anjing. Ah sudahlah. Yang jelas, saya bangga menjadi orang Indonesia. Karena nenek moyang orang Indonesia itu bukan berasal dari monyet ataupun anjing. Tapi nenek moyang orang Indonesia itu adalah seorang pelaut Open-mouthed smile

Lalu, dengan semua kegilaan tentang monyet dan cintanya. Masih saja belum dapat di simpulkan tentang kenapa monyet yang dipersalahkan dalam hal percintaan. Yang jelas, artikel ini menjadi tidak serius meskipun sekarang ada lima kata serius dalam artikel ini, bahkan sekarang enam hahah.

Advertisements

About robofics

Adalah seorang yang masih terus berupaya mencari makna dari kehidupan. Penikmat sastra, seorang plegmatis. Seorang pembelajar dari universitas kehidupan.
This entry was posted in catatan lepas, kreatif and tagged , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to kenapa monyet yang harus di persalahkan dalam cinta

  1. kasihan monyet 😦
    #PrayForMonyet

    Like

  2. eyo royadi says:

    Lumayan kang mantep bikin ngakak Hahahahaha

    Like

Balas komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s