hacking bathukmu sempal

Hari ini saya dikagetkan oleh pesan seorang temen, pasalnya baru saja login ke akun facebook tiba tiba ada sebuah pesan yang masuk ke akun facebook saya. Memang bukan hal yang aneh ketika kita mendapatkan pesan di facebook karena memang salah satu fiturnya berkirim pesan(saya rasa ga perlu di jabarkan juga pasti sampeyan semua udah pada paham). Yang bikin saya terkejut itu karena isinya yang entah ini harus bikin saya merasa geli atau apa. Cuma yang jelas pertanyaan seperti ini terlalu absurd bila harus ditanyakan kepada newbie seperti saya.

hack

kalo kita melihat definisi dari hacker(perlu diketahui bahwa hacker adalah orangnya, sementara hacking adalah kegiatannya) dari laman wikipedia seorang peretas adalah orang yang mempelajari, menganalisis, memodifikasi, menerobos masuk ke dalam komputer dan jaringan komputer, baik untuk keuntungan atau dimotivasi oleh tantangan.
Hacking bathukmu sempal itu, lha wong saya terkadang kalo membuka microsoft word saja masih sering kesulitan (baca : bingung). Lha gimana ga bingung, dengan jumlah menu yang bejibun seperti itu sudah jelas saya yang newbie ini pastilah bingung. Saya justru salut dengan yang bikin aplikasi sekelas microsoft office tersebut, kalau saya yang bikin entah harus bertapa berapa tahun baru saya bisa membuat aplikasi se kompleks itu…

Entah kenapa, begitu banyak orang itu mengidentikkan orang yang berkutat dalam ranah Informatika itu(kuliah dengan jurusan yang berkaitan dengan teknologi informasi misalnya) seolah sebagai seseorang yang mengerti dunia hak hek hok (baca hacking). Tak kasih tau ya mas, mbaaak, dunia informatika itu cakupannya luas loh, jalur keminatannya juga banyak. Ada multimedia, rekayasa perangkat lunak, game, banyak banget. Bahkan orang yang belajar di dunia informatika itu banyak yang tertarik dengan dunia metafisika, dunia yang notabene merupakan dunia yang bahkan terlalu surealis untuk di definisikan (iya, soalnya ada temen saya yang kaya gitu..praktikum pemrograman web aja dia semangat banget cerita soal hal mistis). Dunia informatika itu tidak melulu soal hacking. Memang, saya terkadang kagum dengan mereka yang yang mampu melakukan hacking (dalam konteks bukan hak hek hok facebook lho yaa, sesuatu yang lebih kompleks maksud saya, seperti kasus stuxnet). Iya, jujur saya kagum dengan orang-orang seperti itu, coba bayangin kalo ada perusahaan besar yang hampir semuanya terotomasi, mendadak seluruh mesinnya bertingkah aneh karena dikendalikan sama orang yang ternyata dia lagi leha-leha ngopi di samping jalan dekat perusahaan itu sambil sesekali nyengir kuda melihat semua mesin-mesin di perusahaan itu bergerak dengan sendirinya dan pekerjanya kebingungan setengah mati. Bayangin ga?

Bah, ini malah jadi ngelantur ๐Ÿ˜€
maksud saya gini loh, Peratma,don’t judge a book by it’s cover lah. Orang itu passionnya berbeda-beda, orang yang kuliah di jurusan Informatika tidak melulu minat dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan informatika, bisa saja dia dulu kepepet masuk jurusan itu kan? Iya memang saya kuliah di jurusan informatika, tapi saya tidak tertarik di dunia hak hek hok, hanya sebatas ketertarikan untuk mengamati saja.
Kedua, kalau pengen melakukan sesuatu, terutama yang ada kaitannya dengan teknologi informasi, mbok ya tanya dulu ke mbah gugel. Saya yakin disana sudah ada jawaban atas permasalahan anda. Mbok ya search dan Read The Fuckin Manual(modiar aku, bahasa apa lagi ini ๐Ÿ˜€ ) sebelum bertanya itu loh. Kenapa search dulu? simpel kok, cuma biar orang Indonesia itu belajar mandiri. Masa iya kita itu harus selalu meminta orang lain untuk melakukan keinginan kita, sementara di satu sisi kita masih bisa berupaya untuk menyelesaikan masalah itu sendiri.
Ketiga, hak hek hok facebook itu ga ada nilai kebermanfaatannya. Lha iya, wong bikin facebook aja gratis, ini anda mau nyuri facebook orang..
Ke empat, daripada anda sibuk-sibuk cari cara buat hak hek hok facebook, mending anda bisnis yang halal aja deh ya. Jualan baju kek, apa kek, lebih menjanjikan nilai kebermanfaatan loh daripada anda hak hek hok facebook ga jelas.

terakhir,sudah minum berapa yak*lt anda hari ini ? Eh salah, maksud saya, kalau anda punya permasalahan itu ya tanyakan kepada yang berkompeten untuk menjawabnya. Jangan bertanya sesuatu kepada yang bukan ahlinya. Ini sama saja seperti anda bertanya masalah saham preferen dengan mbak-mbak bakul jamu. Ya mau sampe ada track tamiya diatas samudra hindia juga mbak-mbak bakul jamunya ga bakal ngerti. Yang ada anda cuman mendapat jawaban ‘temulawak apa beras kencur’.

Salam

Advertisements

About robofics

Adalah seorang yang masih terus berupaya mencari makna dari kehidupan. Penikmat sastra, seorang plegmatis. Seorang pembelajar dari universitas kehidupan.
This entry was posted in catatan lepas and tagged , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to hacking bathukmu sempal

  1. KBKB says:

    beras kencur :v

    Like

  2. itu susah kawan,
    karena entah kenapa orang sini lebih suka tanya dari pada suruh nyari ke google, nyari ke google yang bisa dibilang lebih gampang aja ogah, apalagi suruh baca buku (atau sesuatu seperti “The Fuckin Manual”, atau yg lainnya), . .
    mungkin ini kesalahan orang2 jaman dulu yang mempopulerkan peribahasa “Malu Bertanya Sesat di Jalan”, . .

    #aaah, lg nyari apa malah nyasar sampe bathuku sempal, . .

    Like

    • robofics says:

      Nah, berarti kan ini kan udah indikasi kalo semakin kesini semakin malas.
      Gini maksud saya, ketika seseorang berupaya untuk menemukan jawaban atas sesuatu, kalo cuma terpaku sama satu orang saja, maka mindsetnya akan terus seperti itu dan menganggap itu benar..padahal belum tentu yang di katakan si penjawab pertanyaan itu benar.

      Tapi ketika sumbernya lebih satu, dari buku, gugel atau mungkin media lain. Bahwa dengan begini seseorang itu punya referensi, dia bisa membandingkan mana yg lbh baik dan mendekati kebenaran.. Dengan proses pembandingan ini, berarti kita kembali “memperkosa otak kita” untuk menemukan yang paling benar kan ? ya berarti otak kita di paksa bergerak aktif dong kalo gitu.

      Bahkan kalo saking aktifnya, bisa saja dari proses perbandingan itu, kita menemukan cara yang bahkan kita temukan sendiri, dan boleh jadi itu lebih benar.

      Like

  3. Pingback: Iblis Di Masukkan ke Dalam Neraka Merupakan Hukuman ? Atau Anugerah | Universitas kehidupan

Balas komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s